nulisindah

"Maka nikmat Tuhan mu manakah yang engkau dustakan"

ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PADA RESTORAN HOT CMM & ROELLIE’S

pada 17 Mei 2012

Studi kelayakan investasi ini melalui penghitungan perkiraan jumlah dana yang diperlukan untuk keperluan modal kerja awal dan mempelajari struktur pembiayaan sehingga dapat ditentukan layak atau tidaknya kegiatan ini dilakukan.

Sebelum melakukan analisis Kelayakan Investasi Pada Rumah Makan Hot CMM & ROELLIE’S, maka perlu disajikan data yang diperlukan untuk melengkapi analisis tersebut. Data yang digunakan dalam analisis ini diperoleh dari perkiraaan investasi, dan perkiraan biaya dan pendapatan.

Perkiraan investasi awal :

• Renovasi Bangunan                                                                            Rp 80.000.000

• Sewa Bangunan 3 tahun                                                                    Rp 60.000.000

Billboard dan Canopy                                                                       Rp 35.000.000

Kitchen Equipment                                                                             Rp 47.850.000

Restauran Utensils                                                                             Rp 58.436.400

Furniture dan Interior                                                                      Rp 35.600.000

• Promosi

1. Iklan Media Cetak                                                                   Rp 10.500.000

2. Brosur                                                                                         Rp   1.500.000

• Biaya pra operasional

1. Perizinan                                                                                   Rp   8.000.000

2. Seragam :

30 karyawan @ 2 Stel Pakaian @ Rp 100.000              Rp   6.000.000

  • Modal Kerja                                                                                        Rp 50.000.000  +

                                                                                                Rp392.886.400

Tabel 1

Biaya Produksi (dalam Rp)

Jenis Biaya

Tahun

2006

2007

2008

Biaya Tetap

Biaya Gaji KaryawanPenyusutan (Depresiasi)Biaya Keamanan

Biaya Kebersihan

Biaya Pemeliharaan

Biaya Variabel

Biaya Bahan Baku

Biaya Transportasi

Biaya Listrik

Biaya Telekomunikasi

-548,400,000

15,950,000

3,600,000

3,600,000

9,800,000

600,000,000

27,000,000

24,000,000

4,200,000

548,400,000

15,950,000

3,600,000

3,600,000

9,800,000

636,000,000

28,620,000

25,440,000

4,452,000

548,400,000

15,950,000

3,600,000

3,600,000

9,800,000

674,160,000

30,337,200

26,966,400

4,719,120

Jumlah Biaya

1,236,550,000

1,275,862,000

1,317,532,720

Tingkat bunga deposito yang berlaku pada saat investasi adalah 10 %. Adapun persentase kenaikan sebagai berikut :
Biaya variable 6% / tahun
Pendapatan 8% / tahun

  • Analisa melalui Net Present Value (NPV)
    Untuk mengetahui apakah investasi ini layak atau tidak maka NPV dipergunakan. Berdasarkan hal tersebut, maka Net Present Value (NPV) dapat dihitung dengan cara sebagai berikut :
    NPV = PV Proceed–PV Outlays

Tabel 2

Perhitungan Present Value

Uraian

Tahun

2006

2007

2008

Pendapatan Kotor

Biaya Operasional

1.680.000.000

1.236.550.000

1.814.400.000

1.275.862.000

1.959.552.000

1.317.532.720

PendapatanPajak 15%

443.450.000

66.517.500

538.538.000

80.780.700

642.019.280

96.302.892

Pendapatan BersihDiscount Factor 10%Present Value

376.932.500

1,0000

376.932.500

457.757.300

0,9091

416.147.161

545.716.388

0,8264

450.980.023

Keterangan :
PV Proceed = proceed tahun 1 + proceed tahun 2 + proceed tahun 3
PV Proceed = Rp 376.932.500 + Rp 416.147.161 + Rp 450.980.02       = Rp 1.244.059.684

PV Outlays = Investasi * Discount Factor
= Rp 392.886.400 * 1,00o                                                                  = Rp     392.886.400 –

Net Present Value                                                                                    = Rp      851.173.284

Karena hasil analisa NPV ≥ 0 atau lebih besar dari PV Outlays, maka proyek investasi ini dapat diterima.

  • Analisa melalui Pay Back Period (PBP)

Untuk mengetahui lamanya waktu yang diperlukan agar dana yang tertanam pada suatu investasi dapat diperoleh kembali seluruhnya adalah dengan menggunakan Pay Back Period yang dapat dihitung dengan cara :

Pay back periode =         Jumlah Investasi             x 1 tahun

Jumlah Proceed tahunan

     =  Rp 392.886.400    x 1 tahun

Rp 376.932.500

     = 1,04 x 1 tahun

Dapat diketahui bahwa dana investasi yang tertanam dapat diperoleh kembali dalam waktu 1 tahun 1 bulan. Maka proyek investasi ini dapat diterima karena pembayaran kembali < periode pembayaran kembali maksimal yang diterima yang diperkirakan yaitu 3 tahun.

  • Analisa melalui Profitability Index (PI)

Salah satu cara untuk mengetahui layak atau tidaknya investasi, yaitu menggunakan Profitability Index yang menganalisa tingkat profitabilitasnya yang dapat dihitung dengan cara :

Profitability Index   =  PV Proceed

      PV Outlays

= Rp 1.244.059.684

    Rp 392.886.400
= 3,17

Dari hasil yang didapat maka proyek ini dapat diterima karena Profitability Index ≥ 1,00 yaitu 3,17.

Refferensi :

H.M. Yacob Ibrahim, Studi Kelayakan Bisnis, Edisi Revisi , Rineka Cipta, Jakarta, 2003


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

M&J Blog

A collection of ideas and company news from M&J Trimming in NYC.

Tulle and Trinkets

A pretty place for personal style, cooking, DIY, and home inspiration.

%d blogger menyukai ini: